Normalkah berat badan anakku?

By dokterearekcilik

Ibu pasien : Anakkku kok kurus ya dokter ? Gimana cara menggemukkan anak saya ???

Dokter : Lha ibu kok tahu anaknya kurus ?

Ibu pasien : Kalo dibandingkan tetangga dan teman temannya yang gemuk itu dia paling kurus, lagian kalo ada pertemuan dengan ibu ibu lain anak saya selalu dibahas karena kurus

Pembicaraan seperti ini sering terjadi di tempat praktek, para ibu kebingungan anaknya dianggap kurus. Sebenarnya patokan apa siih yang benar untuk menentukkan seorang anak itu kurus, gemuk atau normal ? Yang jelas bukan omongan orang yang juga gak jelas patokannya ……. Jadi yuk kita bahas gimana cara menentukan posisi status berat badan anak ……….

Patokan berat badan yang baku sekarang memakai grafik yang mudah diaplikasikan bahkan oleh para ibu asal tahu caranya, ada dua patokan grafik pertumbuhan yang di buat oleh World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC)…lho kok P nya ketinggalan…nggak tahu pokoknya dari situs aslinya kayak gini.

Masing masing punya kelebihan dan kekurangan, kalo pake yang WHO lebih cocok untuk anak semua bangsa dan etnis tapi cuman sampe 5 tahun…..yang sampe 18 tahun belum ketemu di internet, barangkali ada yang nemuin kasih tahu ya…..selain itu grafik tampak tidak ruwet pada pandangan pertama. Sedangkan yang CDC grafik pertumbuhannya lebih lengkap dan dalam satu grafik sudah mencakup baik berat badan (BB) maupun tinggi badan (TB), irit kertas…sesuai dengan isu global warming :) , selain itu sudah mencakup anak sampai umur 20 tahun. Namun ada kekurangan walaupun katanya di amrik sudah terdiri dari banyak etnis tapi dianggap belum tentu sesuai dengan pertumbuhan anak di negara lain…. Ya iya lah…lha wong etnisnya sebagian besar kaukasia, hispanik dan afro amrik yang badannya relatif gede badannya dibanding etnis asia.

Ngomong ngomong lha Indonesia sendiri apa gak punya patokan khusus anak Indonesia ??? Naaah itu dia……dana penelitian belum ada karena masih dipake Pemilu , Pilkada, dll….. :) tapi saya denger ada yang sudah bikin penelitian tsb tapi belum selesai….. salut ama teman sejawat yang semangat bikin biarpun pemerintah belum terlalu peduli….. :(

Sekarang cara memakai gafik pertumbuhan, gak sulit kok……. Yang penting harus tahu betul umur anak kemudian juga berat badan atau tinggi badan tarik garis dan cari titik temu keduanya……kalo ketemu di tempat yang dalam garis berarti ya normal……tapi kalo diatas atau dibawah garis ya gak normal, dibawah garis berarti kurang berat badannya sedangkan diatas maka termasuk kegemukan.

Semua hal kalo kebanyakan atau kekurangan itu tidak baik….yang baik ya sedang sedang saja. Jadi pertumbuhan yang “terlalu” juga gak baik nih contohnya

Kalo masih dalam batas normal santai aja di rumah…….tapi bila mulai ada tanda tanda garisnya melenceng yaaaa cepetan konsultasi ke dokter supaya bisa segera diatasi masalahnya. Semoga gak bingung lagi menentukan patokan normal pada anak.

Bila mau dapet grafik pertumbuhan yang dibuat CDC bisa diunduh di sini sedangkan yang keluaran WHO juga ada kok di sini.

24 Tanggapan ke “Normalkah berat badan anakku?”

  1. ndop Berkata:

    saya pake rumus, brt bdn dibagi (tinggi badan *dlm meter* kuadrat).

    bila kurang dari 19 kurus, 20-24 normal, 25-29 oveweight, lebih dari 30 obesitas.

    sumber: jawapos.

  2. dokterearekcilik Berkata:

    @ndop
    itu pake rumus Body Mass Index (BMI), emang itu kadang dipake juga untuk screening. Tapi untuk keperluan sehari hari dalam hal kesehatan lebih disarankan memakai grafik. Grafik BMI juga ada yang keluaran CDC, tapi WHO tidak memakai itu.

  3. juliach Berkata:

    Hihihihi…ini kasus anak-anakku masuk juga:

    Anak 1: waktu kecil dibilang kurus sekali & pendek. Ini yg bilang keluarga & teman. Banyak yg nyaranin minum Pediasure. Aku tenang-tenang aja, lha wong berat/tingginya masih ada di garis median grafik buku kesehatannya dr Perancis. Sekarang di kelasnya dia termasuk di tengah-tengah.

    Anak ke-2: ternyata kurus banget (dilihat dengan mata). Bapaknya & keluarganya mulai kawatir dengan sedikit-sedikit dikasih makan. Lebih parahnya tak ada waktu tanpa ngemil. Untung anaknya bergerak terus, jadi enggak obes. Aku berhasil menenangkannya dgn memperlihatkan grafiknya yaitu berat badanya 2 strip di bawah maksimum dan tingginya 2 strip di atas maksimum. Yang penting anak ini tidak terbelakang dan tidak pernah sakit (umurnya 17 bulan dan hanya 1X sakit pilek).

  4. dokterearekcilik Berkata:

    @juliach
    Iya…dimana mana juga gitu ya, yang penting ibunya tahu tentang grafik pertumbuhan badan. Yang susah kalo ortu gak ngerti blas tentang grafik pertumbuhan, panik duluan kalo udah dibilang anaknya kurus. Ujung ujungnya ke dokter ……. lumayan :D padahal kalo ngerti bisa tenang kayak juliach

  5. Ady Berkata:

    Memang idealnya setiap ras atau ethnic tertentu punya standard sendiri berdasarkan 95% confident interval di wilayah tersebut (hehe aku kebanyakan statistik neh dok)
    Ayo dok bikin projectnya biar Indonesia punya table sendiri… Jadi menentukan status gizi anak bisa lebih tepat

  6. dokterearekcilik Berkata:

    @Ady
    Iya entar saya bikin nanti dibantu Ady ya…..ehhh mumpung cerita soal statistik, software statistik yang bagus tapi free apa ya ??? Bbrp waktu lalu coba tanya harga SPSS yang asli……………wooooooow……2000 US dolar……mahal sekali. Tapi karena sudah komitmen gak pake yg software bajakan jadi sementara tahan diri dulu aja. Atau ada software yang gak terlalu mahal sekitar 100 US dolar juga gak apa apa….

  7. aziz Berkata:

    bingung komen apa nih…… wis, pokoke komen ajah….. komen balik…..

  8. dokterearekcilik Berkata:

    @aziz
    udah komen aja aku udah seneng

  9. sibermedik Berkata:

    sik..sik..itu grafik NCHS kan?soale pada anak g mungkin pake BMI.

    BTw dok,dsni(solo) aq sering liat anak overweight tp malah ibunya bilang anak gemuk itu sehat,apa ada hubngnya dgn susu formula?mungkin g susu formula mengakbtkn hiperstimulasi leptin(zat pnambh nafsu makan)?

  10. asopusitemus Berkata:

    Wauw!!!

    Dunia kedokteran yang jauh dari sekolah saya!!

    Hahaha…:D

    Yang pasti waktu kecil, di Surabaya, saya punya langganan dokter anak, mungkin mas tau, tempat prakteknya daerah dukuh kupang, belakangnya TVRI. Ga tau sekarang masih di sana apa ga, tapi tahun 1990-an masih di sana prakteknya….

  11. usetea_y Berkata:

    assalamualaikum dok…
    salam kenal, ketemu blognya jenengan gak sengaja tp lgs jatuh cinta malah jadi candu dok….
    kebetulan saya baru jadi ibu, so thanx 4 ur information. berat badan anak mmg jd kekhawatiran saya, coz temen saya yang ngelahirin sehari sblm saya anaknya lebih berat drpd anak saya pdhl berat lahir sama dok (ya cuma selisih 0.5 ons aja) . saya jadi kepikiran cari2 apanya yang salah…..

  12. mbokne bagas Berkata:

    nggabung ah…;)

    Anak pertama saya (4thn), klo dilihat tmsk kategori langsing. Anak tetangga saya (4thn juga), klo dilihat tmsk kategori gemuk. Waktu sama2 ditimbang dgn timbangan yg sama, BBnya malah banyakan anak saya ( anak saya 17kg, anak tetangga 14kg). Tp emang TBnya udah beda sih. Anak saya tmsk kategori “panjang” utk seusianya (malah lbh tinggi dari kakak kelasnya).
    Kita kdg suka mbanding2in yg kasat mata aja, pdhl anak itu kan tumbuh & berkembang. Lgpula faktor keturunan sdkt banyak juga berpengaruh (klo ibu bpknya waktu kecilnya punya bakat langsing, ya jgn heiran klo anaknya juga langsing).
    Anak ke2 tmsk kategori gemuk. Baru mulai MPASI minggu lalu, BBnya makin naik (ASInya kuat, maemnya pun ternyata doyan…Alhamdulillah).
    Tuh kan, 2 anak aja beda2 tumbuh kembangnya, pdhl bibitnya sama…hehe. Ya, sambil terus memantau tumbuh kembangnya anak2, kita nikmatin aja masa2 ini. Ktnya masa2 ini bisa gak terasa, tau2 anak udah PG, TK, SD…lah, tiba2 kok udah ABG. Kan sayang, gak bisa diulang lagi.
    Have a nice weekend ya….

  13. FajarQimi Berkata:

    Wah, Doktere arek cilik lagi bagi2 ilmu praktis dam mudah dikerjakan oleh dokter umum.
    Matur suwun,

  14. dani Berkata:

    statistiknya bs cb pake R software (open source, windows, linux)..tp masi kebanyakan text-based..

    kayaknya grafik itu ada software pda-nya jg free..lupa..dl keapus..

  15. dokterearekcilik Berkata:

    @sibermedik
    Ya gitu deh, tentang leptin itu masih penelitian tapi prinsipnya tisak ada yang sebaik ASI dan susu tambahan setelah umur 1 tahun hanya susu cair aja. Pendapat masyarakat memang paling sulit dirubah.

    @usetea_y
    Salam kenal dan semoga ananda selalu sehat

    @mbokne bagas
    Sip lah mbok, seneng aku ada komentar yang bantu aku gini…. :D

    @FajarQimi
    Ilmu yang terbaik adalah ilmu yang dibagikan ke orang lain, semoga bermanfaat

    @dani
    Iya thanks, nanti aku coba, pernah liat juga di internet adds on excel yang membuat bisa jadi software statistik yang setara SPSS. Harganya sekitar 75 US dollar, tapi karena tanya tanya belum ada yang pengalaman memakai jadi belum sreg jadinya.

  16. Obesitas, Kegemukan, Berat Badan Berlebih - Dani Iswara .Net Berkata:

    [...] Pengukuran untuk anak usia 0-5 tahun, 5-19 tahun & dewasa selengkapnya dapat dilihat di Measuring Overweight and Obesity (’What is overweight and obesity’ – WHO). Simak juga tulisan ‘doktere arek cilik’ di Normalkah berat badan anakku? [...]

  17. susan Berkata:

    Dok…, anakku 2 laki-laki. kakaknya kurus dan pendek,umurnya 8,5 th.Tinggi nya 113 cm dibandingkan adeknya yang berumur 5 th BB sama 20kg. Dok, saya bosen konsul ke dokter cause paling diduga flek paru, selalu sama dan hasilnya selalu dinyatakan anak saya sehat-sehat aja. apa yang harus kulakukan ya dok, kasian kan diantara teman2nya dia paling kecil. kalo makannya sih biasa aja, gak banyak juga.kalo bukan karena tbc, karena apa? kalo harus tes kesehatan, tes apa aja ya dok, selain tes darah, tes mantoux dan rontgen? tolong ya dok, sarannya

  18. dokterearekcilik Berkata:

    @susan
    Kalo dilihat di grafik memang kurang BB dan TB … sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis anak yg ahli endokrin, bila memang ada masalah dengan pertumbuhan maka bisa diberikan hormon pertumbuhan. Namun perlu evaluasi mendalam sebelum sampe ke pemberian hormon pertumbuhan

  19. Irma Berkata:

    Dok, Anak saya cowo umur 13 bulan dengan berat badan 10.6 kg dan tinggi 79,7 cm. Terlalu kurus kah atau karena tinggi badannya itu jadi dia nya terlihat kurus??? Berapa liter kah standart normal untuk anak umur segitu? Anak saya sekarang minumnya 200 ml 5x perhari dengan makan nasi 2 x dan makan buah 1x, cukup kah dok??? Trima kasih..

    • dokterearekcilik Berkata:

      BB dan TB normal, bisa dilihat pd grafik WHO yg ada di halaman download, patokannya grafik WHO itu, kalo pembandingnya temen2nya gak bisa karena bisa aja temen atau tetangganya malah kegemukan jd ananda jd kelihatan kurus. Kalo makan pd anak diatas 1 tahun sudah bisa diarahkan spt dewasa termasuk jadwalnya yg 3 kali sehari. Jumlah cairan dalam sehari minimal 1000 cc, tidak harus dlm bentuk minuman tp juga bs dari makanan yg berkuah, sari buah dll.

  20. Bunda dui - Dd disya Berkata:

    Slmt siang dokter,,,
    Sy kmrn smpt tnya2 ttg vaksin campak. Skrg disya alhamdulillah ud kmbali aktif (yg sblmnya sy kuatir krn dia lemes+rewel abs skt). Dn insyaallah ntr senin dia vaksin. Skrg sy mw tanya lg dok.. Disya kan geraknya aktif bgt. Dr bayi mmg g bs diam. Nangis jg keras bgt. Tenaganya kuat+gesit bgt kyk cwo. Yg ingin sy tnyakn, apa BB bayi jg bs dpengaruhi oleh gerak bayi yg aktif+gesit (spt pd org dws pd umumnya). Ats perhatian dn responnya tks byk.

  21. Bunda dui - Dd disya Berkata:

    Dok, tmbah lg niy pertanyaannya,,
    1. Idealnya bayi dn anak tu hrs naik brp gram tiap bln?
    2. Apa bayi dn anak yg alergi tu slalu cenderung g bs gemuk ya?? Scr, sbgian bsr mkanan d pantang. Mlai syur2an, buah2an, kcang2an, ayam, telur, dll. Yg blh cm daging sapi aj. Produk olahannya pun g blh (bakso, kornet, sosis).
    3. Kedelai kan trmsk dlm kcg2an. Tp knp malah d bikin alternatif sufor (dlm bntuk soya)? Bgmn dgn tempe dn tahu??
    4. Ksian disya dok, msk mkan cm sm nasi+daging sapi tok? Ada mkanan laen yg bs d konsumsi utk bayi dn anak alergi g dok?
    Maaf sblmnya dok, byk tanya. Hehe.. Tks atas perhatian dn responnya.

    • dokterearekcilik Berkata:

      1. Trgantung umur brapa ananda, bisa liat grafik prtumbuhan yg ada di halaman download untuk menilai prtumbuhan normal atau tidak.
      2. Tidak jelas hub antara alergi & kegemukan, perlu pemeriksaan baru bs menentukan hal tsb.
      3. Kedelai, kacang panjang & buncis trmasuk kacang2an yg bs dikonsumsi. Kalo tempe & tahu krn dari kedelai maka tdk apa2
      4. Sbaiknya ke dokter anak yg sub spesialis alergi. Biasanya pantangan makanan tdk selamanya, hanya 1 bulan, stelah itu dicoba satu persatu dgn cara tertentu maka hasil akhirnya akan bs diketahui makanan apa yg jadi alergen mana yg tidak. Contohnya bs diketahui alergi thd ikan dorang, tp ikan kakap, bandeng dll masih bisa dimakan

Tinggalkan Balasan