<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kenapa dokter harus kaya ?</title>
	<atom:link href="http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/</link>
	<description>karena anak kecil bukan miniatur orang dewasa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Dec 2009 13:19:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: syariif</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2562</link>
		<dc:creator>syariif</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 01:56:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2562</guid>
		<description>wah saya jg PNS nih...tapi alhamdulillah penghasilan saya jauh lebih besar dari apa yang diceritakan oleh temen2 dokter di sini
memang banyak yang salah dan tidak proporsional di negeri kita ini,mgkn jg bkn cuma negeri kita..banyak bidang yang bermanfaat bagi kehidupan manusia tapi imbalannya sangat kecil dan kurang layak - tidak bisa mencukupi biaya hidup pokok- sementara banyak bidang/pekerjaan yang tidak bermanfaat bahkan merusak tapi hasilnya...WOW...(lihat saja bisnis hiburan,rokok,miras,narkoba dll...apalagi DUKUN!!!-qootalahumullah-...merusak iman dan menguras harta kaum muslimin...dan ajaibnya antara simpul2 kerusakan itu satu sama lainnya saling berhubungan dan menguatkan...)
Semoga saudara2 kita para dokter dan lainnya yang memilih pekerjaan yang halal dan banyak manfaatnya bagi manusia diberikan petunjuk untuk bersabar dalam kekurangan dan bersyukur dalam kelapangan, dan semoga para pemimpin kita Allah berikan hidayah dan hikmah dalam memimpin...
...untuk saudara2ku yang banyak berbuat kebaikan tapi hidup dalam kekurangan, jangan berkecil hati karena dunia ini tidak ada artinya jika dibandingkan kampung halaman kita di akhirat (jazaakumullahu khairo al jazaa&#039; -semoga Allah membalas kalian semua dengan sebaik2 balasan)...Seandainya dunia ini berharga maka Allah tidak akan berikan kepada orang2 yang kafir meski hanya setetes air</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah saya jg PNS nih&#8230;tapi alhamdulillah penghasilan saya jauh lebih besar dari apa yang diceritakan oleh temen2 dokter di sini<br />
memang banyak yang salah dan tidak proporsional di negeri kita ini,mgkn jg bkn cuma negeri kita..banyak bidang yang bermanfaat bagi kehidupan manusia tapi imbalannya sangat kecil dan kurang layak &#8211; tidak bisa mencukupi biaya hidup pokok- sementara banyak bidang/pekerjaan yang tidak bermanfaat bahkan merusak tapi hasilnya&#8230;WOW&#8230;(lihat saja bisnis hiburan,rokok,miras,narkoba dll&#8230;apalagi DUKUN!!!-qootalahumullah-&#8230;merusak iman dan menguras harta kaum muslimin&#8230;dan ajaibnya antara simpul2 kerusakan itu satu sama lainnya saling berhubungan dan menguatkan&#8230;)<br />
Semoga saudara2 kita para dokter dan lainnya yang memilih pekerjaan yang halal dan banyak manfaatnya bagi manusia diberikan petunjuk untuk bersabar dalam kekurangan dan bersyukur dalam kelapangan, dan semoga para pemimpin kita Allah berikan hidayah dan hikmah dalam memimpin&#8230;<br />
&#8230;untuk saudara2ku yang banyak berbuat kebaikan tapi hidup dalam kekurangan, jangan berkecil hati karena dunia ini tidak ada artinya jika dibandingkan kampung halaman kita di akhirat (jazaakumullahu khairo al jazaa&#8217; -semoga Allah membalas kalian semua dengan sebaik2 balasan)&#8230;Seandainya dunia ini berharga maka Allah tidak akan berikan kepada orang2 yang kafir meski hanya setetes air</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kusuma</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2459</link>
		<dc:creator>kusuma</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 05:12:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2459</guid>
		<description>Saya juga merasa kok dokter tuh kyk buruh ya, bayaran kecil, dihitung per pasien (sy cm 3000 loh), jd klo sakit ya ga praktek =ga adaa duit. Tp yang paaling bikin perih sih klo denger dokter2 dituntut atas DUGAAN MALPRAKTEK dituntutnya ber M (pengen tak kasi ember aja bisa gaa ya) sementara dukun2 macam ponari biar pasiennya meninggalpun ga bakal ribut2. Malah TV swasta kita seolah mempromosikaan *sigh*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga merasa kok dokter tuh kyk buruh ya, bayaran kecil, dihitung per pasien (sy cm 3000 loh), jd klo sakit ya ga praktek =ga adaa duit. Tp yang paaling bikin perih sih klo denger dokter2 dituntut atas DUGAAN MALPRAKTEK dituntutnya ber M (pengen tak kasi ember aja bisa gaa ya) sementara dukun2 macam ponari biar pasiennya meninggalpun ga bakal ribut2. Malah TV swasta kita seolah mempromosikaan *sigh*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Astri</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2415</link>
		<dc:creator>Astri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 22:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2415</guid>
		<description>Ah ada Reno!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ah ada Reno!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dokterearekcilik</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2381</link>
		<dc:creator>dokterearekcilik</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 22:17:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2381</guid>
		<description>@Reno
Thanks atas sharingnya.. emang yg selalu diliat dokter = kaya... kalo ada yg liat secara nyata seperti pd tetangga anda maka bisa jadi saksi  bahwa dokter tidak selalu kaya : p Emang itu tujuan saya nulis postingan ini agar masyarakat tidak beranggapan bahwa dokter = kaya. Tidak ada maksud apa apa .... hanya sekedar sharing .... Thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Reno<br />
Thanks atas sharingnya.. emang yg selalu diliat dokter = kaya&#8230; kalo ada yg liat secara nyata seperti pd tetangga anda maka bisa jadi saksi  bahwa dokter tidak selalu kaya : p Emang itu tujuan saya nulis postingan ini agar masyarakat tidak beranggapan bahwa dokter = kaya. Tidak ada maksud apa apa &#8230;. hanya sekedar sharing &#8230;. Thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Reno S. Anwari</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2380</link>
		<dc:creator>Reno S. Anwari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 04:36:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2380</guid>
		<description>Gaji Anda sebagai PNS hanya 900ribu? Masa sih? Ga mungkin dong Sarjana Teknik Listrik cuma jadi PNS Golongan I.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gaji Anda sebagai PNS hanya 900ribu? Masa sih? Ga mungkin dong Sarjana Teknik Listrik cuma jadi PNS Golongan I.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Reno S. Anwari</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2379</link>
		<dc:creator>Reno S. Anwari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 04:03:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2379</guid>
		<description>Kalo saya selalu percaya bahwa dokter yang ngeblog itu dokter-dokter kere. Pada pengen teriak, makanya ngeblog :D Gak lah, becanda. Pasti ngeblognya karena ingin berbagi ilmu kan?  :)

Saya bukan dokter dan tidak punya saudara dokter. Tapi saya punya tetangga dan teman-teman yang jadi dokter PNS. Dan saya tau banget gimana kecilnya penghasilan mereka, dan susahnya mereka.

Tetangga saya (tapi sekarang bukan tetangga lagi, soalnya saya sudah tidak tinggal di rumah orang tua) yang dokter senior itu, tiap hari ke Rumah Sakit pake motor bebek 70 warna hijau yang sudah terlihat karatan. Sorenya praktek di rumah dengan tarif 3ribu rupiah per pasien, tapi tidak banyak juga yang berobat gratis. Bahkan kalau ada yang perlu dibawa ke rumah sakit, tidak jarang beliau memanggil taksi atau meminjam mobil tetangga untuk mengantar pasiennya. Yang jelas, beliau ini tidak pernah mau bekerja sama dengan produsen obat.

Kalo temen saya, sampe sekarang masih bingung nambah penghasilan. Mau buka praktek dan ambil spesialis ga punya modal. Macem-macem juga usaha dia untuk cari tambahan. Jualan hape BM ketengan (bukan buka toko hape) kiriman temennya (dokter juga) yang kerja di deket Batam, jual kue buatan istrinya di rumah sakit, dll. Mobil sih dia punya (dikasih ortu), tapi sering ga dipake juga, ga ada duit buat bensin katanya. Jadinya lebih sering pake motor yang bensinnya memang lebih irit. Dia juga ga kerja sama sama produsen obat.

Emang bonus dari produsen obat itu segitu gedenya ya? Ko sampe bisa jomplang gitu nasib dokter-dokter yang kerja sama dan yang tidak.

Dua dokter yang saya ceritakan itu tinggal dan bekerja di kota Bandung. Gimana nasib dokter-dokter yang di kota-kota kecil ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo saya selalu percaya bahwa dokter yang ngeblog itu dokter-dokter kere. Pada pengen teriak, makanya ngeblog <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Gak lah, becanda. Pasti ngeblognya karena ingin berbagi ilmu kan?  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya bukan dokter dan tidak punya saudara dokter. Tapi saya punya tetangga dan teman-teman yang jadi dokter PNS. Dan saya tau banget gimana kecilnya penghasilan mereka, dan susahnya mereka.</p>
<p>Tetangga saya (tapi sekarang bukan tetangga lagi, soalnya saya sudah tidak tinggal di rumah orang tua) yang dokter senior itu, tiap hari ke Rumah Sakit pake motor bebek 70 warna hijau yang sudah terlihat karatan. Sorenya praktek di rumah dengan tarif 3ribu rupiah per pasien, tapi tidak banyak juga yang berobat gratis. Bahkan kalau ada yang perlu dibawa ke rumah sakit, tidak jarang beliau memanggil taksi atau meminjam mobil tetangga untuk mengantar pasiennya. Yang jelas, beliau ini tidak pernah mau bekerja sama dengan produsen obat.</p>
<p>Kalo temen saya, sampe sekarang masih bingung nambah penghasilan. Mau buka praktek dan ambil spesialis ga punya modal. Macem-macem juga usaha dia untuk cari tambahan. Jualan hape BM ketengan (bukan buka toko hape) kiriman temennya (dokter juga) yang kerja di deket Batam, jual kue buatan istrinya di rumah sakit, dll. Mobil sih dia punya (dikasih ortu), tapi sering ga dipake juga, ga ada duit buat bensin katanya. Jadinya lebih sering pake motor yang bensinnya memang lebih irit. Dia juga ga kerja sama sama produsen obat.</p>
<p>Emang bonus dari produsen obat itu segitu gedenya ya? Ko sampe bisa jomplang gitu nasib dokter-dokter yang kerja sama dan yang tidak.</p>
<p>Dua dokter yang saya ceritakan itu tinggal dan bekerja di kota Bandung. Gimana nasib dokter-dokter yang di kota-kota kecil ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dokterearekcilik</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2322</link>
		<dc:creator>dokterearekcilik</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 16:23:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2322</guid>
		<description>@Muntakhab
he... he... bingung liat aturan baru remunerisasi.... 

@K@rt Cobain
Wah saya gak ahli emang urusan cover page.... lebih bingung mikir isi postingan.... kalo mau ajarin cara ngatur cover page</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Muntakhab<br />
he&#8230; he&#8230; bingung liat aturan baru remunerisasi&#8230;. </p>
<p>@K@rt Cobain<br />
Wah saya gak ahli emang urusan cover page&#8230;. lebih bingung mikir isi postingan&#8230;. kalo mau ajarin cara ngatur cover page</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: K@rt Cobain</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2309</link>
		<dc:creator>K@rt Cobain</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:56:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2309</guid>
		<description>Cover page moe jelek pak. Kebanyakan melamun yak. Coba melek dikit kasih warna warni biar bannernya keliatan. kaya mulu dipikirin, loe kan udah kaya `empati`nya. Daripada melamun betulin aja covernya gituh..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Cover page moe jelek pak. Kebanyakan melamun yak. Coba melek dikit kasih warna warni biar bannernya keliatan. kaya mulu dipikirin, loe kan udah kaya `empati`nya. Daripada melamun betulin aja covernya gituh..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muntakhab</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2308</link>
		<dc:creator>Muntakhab</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:43:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2308</guid>
		<description>Gak harus kaya deh.. nyang pentil bisa mewujudkan keinginan aja kok.. 
pengen omah apik tinggal tunjuk , pengen mobil jaguar tinggal ambil, gitulah kira-kira ya rek.. tugas kemanusiaan tetep donk.
Beginul medika-cah-alit, remunerasi (sistem gaji dokter PNS BKN) jare 2009 dah turun namun kacegat ama nyang namanya KPK, jadi molor lagi.
Cuman score dokter dg paramediknya beda tipis, tim penilae kurang update kalee..  di inthili bae rek (ikuti aja)..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gak harus kaya deh.. nyang pentil bisa mewujudkan keinginan aja kok..<br />
pengen omah apik tinggal tunjuk , pengen mobil jaguar tinggal ambil, gitulah kira-kira ya rek.. tugas kemanusiaan tetep donk.<br />
Beginul medika-cah-alit, remunerasi (sistem gaji dokter PNS BKN) jare 2009 dah turun namun kacegat ama nyang namanya KPK, jadi molor lagi.<br />
Cuman score dokter dg paramediknya beda tipis, tim penilae kurang update kalee..  di inthili bae rek (ikuti aja)..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dokterearekcilik</title>
		<link>http://dokterearekcilik.wordpress.com/2009/03/05/kenapa-dokter-harus-kaya/#comment-2231</link>
		<dc:creator>dokterearekcilik</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 16:50:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dokterearekcilik.wordpress.com/?p=190#comment-2231</guid>
		<description>@ayahrafi
Iya bener... terima kasih atas tulisannya yang menyegarkan jiwa dan perasaan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ayahrafi<br />
Iya bener&#8230; terima kasih atas tulisannya yang menyegarkan jiwa dan perasaan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
